• Lundsgaard Stephansen posted an update 1 month, 3 weeks ago

    Mendengar kata penyelewengan tersara-bara tentu saja tak hal yang asing dalam telinga kalian. Salah satu peri yang paling baru atas kasus ini dialami oleh pemilih bagian terbesar atas PT. Simasindo yaitu
    Made Adi Wibawa . Pemilik saham tersebut telah dilaporkan di tanggal 25 Juni 2019.

    Bagi kalian yang sedang awam dengan apa ini PT. Simasindo, perusahaan berikut merupakan perusahaan yang bertujuan untuk mengakomodasikan bisnis pemodalan dari Northcliff di dalam rekan saham. Menurut pemegang jasa dari PT. Simasindo yakni Gerhat Siagian kasus penyelewengan jabatan sebab Made Utama Wibawa dan Gede Arie Suteja tersebut mulai tercipta pada muktamar kerja industri yang dikerjakan di tutup tahun 2015.

    Pada rapat pikulan tersebut disepakati adanya sepak-terjang untuk pembelian saham untuk mengembangkan perusahaan yang terletak di Wilayah Mega Kuningan tersebut ialah PT. Simasindo. Keinginan kongsi tersebut untuk mengembangkan perusahaan dengan cara pembelian saham tersebut terealisasikan.

    Hal ini terjadi dampak adanya pengakuan jual beli saham diantara PT. Simasindo dan juga PT. Swiss Dana Kapital Indonesia untuk dapat membeli reksadana Narada atau saham PT. NKI dimana mereka menunang saham mayoritasnya dan wasiat tersebut terjadi pada kalendar Desember tahun 2016.

    Tetapi terjadi servis SPA yang dilakukan per Made Lazim tadi dimana perubahan SPA terjadi saat bulan Februari 2017. Dimana yang sebelumnya pembelian jasa dilakukan sama PT. Simasindo dan diganti menjadi PT. Jatarupa yang mana dalam industri tersebut paling banyak saham yang dimiliki oleh keluarga dari Made Rafi tadi.

    Ketika ditanya apa pun alasan pergantian SPA tadi maka Made Adi mengatakan bahwa wasiat yang dilakukan sebelumnya oleh PT. Simasindo untuk pembelian saham tadinya tidak tahu dilakukan pembayaran sehingga perjanjiannya dibatalkan. Beserta begitu terjadilah pengalihan yang dilakukan sambil PT. Jatarupa tadi.

    Disini terjadi kejanggalan ketika karet pemegang kontribusi dari PT. Simasindo mengundang dari mana dana yang di miliki oleh PT. Jatarupa untuk membeli reksadana Narada tadi. Sedangkan dana yang dimiliki oleh PT. Jatarupa sedianya dimiliki per PT. Simasindo tadi. Menjadi itulah asal mula dari kasus penyelewengan jabatan yang dilakukan sebab pemilih jasa terbesar mulai PT. Simasindo.